Posts

Showing posts with the label Industri Pertahanan

Vietnam Supplies Galil Rifles to Laos

Image
18 Januari 2019 Galil rifles to the Laos Army (photo : KPL) Page kpl.gov.la of Laos has published information saying that the Ministry of Defense of Vietnam has awarded some advanced attack rifles to Galil ACE. According to the pictures posted by the press of the country, the Ministry of Defense of the Socialist Republic of Vietnam has awarded a defense shipment of rifles to the Galil ACE fairy to the Lao People's Democratic Republic advanced. Known to act as a greeting from the Vietnam People's Army to the Lao People's Army during the 70th anniversary of its founding. It is likely that these Galil guns (Galil ACE 32 version) will be used by your side during the parade held in the next few days. Thus, not long after appearing at the International Defense Defense Exhibition 2018, Vietnam's assault rifle Galil ACE was officially exported, although this is a non-refundable aid but also a sign herald a bright future for the above weapons. The assault rifle Galil ACE 31/32 ...

Konstruksi Kapal LST Pesanan TNI AL Hampir Selesai

Image
17 Januari 2019 Progres pembangunan kapal-kapal LST di PT DRU Lampung (all photos : PT DRU) Bertempat di galangan kapal PT Daya Radar Utama (DRU) di Panjang, Lampung berlangsung pengerjaan 3 kapal LST pesanan TNI AL. Ketiga kapal ini merupakan pesanan Kementerian Pertahanan yang pemotongan baja pertamanya (first steel cutting) telah dimulai pada April 2017. Ketiga kapal LST yang diberi kode AT-5, AT-6, dan AT-7 ini akan menyusul 2 kapal serupa yang sudah diserahkan PT DRU kepada TNI AL yaitu KRI Teluk Bintuni 520 dan KRI Teluk Lada 521 sebagai bagian dari peremajaan kapal-kapal milik TNI AL. Dalam gambar yang diposting pada bulan lalu oleh PT DRU tampak bahwa kapal-kapal LST ini konstruksinya telah hampir selesai. Selanjutnya kapal akan dilakukan peluncuran dan penyelesain kapal dapat berpindah ke dok basah. Kapal pendarat tank dengan panjang 117 meter dan berat maksimal 2.350 ton ini mampu membawa 15 unit tank BMP-3F Marinir TNI AL atau 10 unit tank Leopard TNI AD, mempunyai kecepatan...

Sosialisasi Hasil Feasibility Studi Pengembangan N219 Amfibi

Image
15 Januari 2019 Pesawat N219 Amfibi LAPAN (photo : LAPAN) Sosialisasi Hasil Feasibility Studi Pengembangan N219 Amfibi dipaparkan bahwa dengan karakteristik negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan memiliki banyak danau sangat memungkinkan untuk membuat alat transportasi untuk mempersingkat waktu tempuh sehingga lebih kompetitif dan berdaya saing.  Untuk melaksanakan tugas tersebut, LAPAN didukung BAPPENAS dalam merencanakan pengembangan varian dari pesawat N219 Nurtanio Amfibi. Setiap daerah memiliki potensi pariwisata bahari, banyak terdapat sungai dan danau yang besar kemungkinan lokasinya relatif sulit untuk dibangun landasan pesawat.  Sedangkan untuk membangun sebuah Amfibi Port, tidak perlu diperlukan biaya yang mahal ujar Budi Sampurno selaku Project Manager N219A.  “Diharapkan dengan berhasilnya program Amfibi ini, Indonesia akan menjadi pemimpin penggunaan pesawat jenis Amfibi di regional Asia Tenggara dan dapat dengan mudah mengakses wilayah terpenci...

Uji Terbang Roket RX-1220 LAPAN

Image
14 Januari 2019 Roket RX-1220 LAPAN (photos : LAPAN) Dua buah roket RX-1220 di luncurkan di Landasan TNI AU Karang Papak, Pamengpeuk, Garut, Jawa Barat, Minggu (23/12/2018).  Roket yang diluncurkan merupakan hasil penelitian dari Pusat Teknologi Roket LAPAN dengan menggunakan launcher/peluncur.  Uji terbang ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan komponen struktur roket mulai dari nosecone sampai dengan sirip. Roket pertama diluncurkan mengunakan sirip dengan bahan yang telah digunakan sebelumnya. Hasil yang diperoleh saat pengujian pertama sangat baik sesuai perkiraan.  Sedangkan pada roket kedua dicoba memakai sirip berbahan alumunium yang lebih ringan namun bahan tersebut belum memenuhi ekspektasi seperti bahan sirip pada roket pertama. Kedua roket 1220 dapat meluncur dengan baik membelah pesisir pantai selatan Garut Jawa Barat. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.  Sebelum acara uji terbang dimulai pihak terkait sudah memberikan himbauan kepada ...

Juni, PT DI Bakal Kenalkan CN-235 Gunship

Image
14 Januari 2019 Pesawat CN-235 TNI AU (photo : Deval Riantoro) BANDUNG, suaramerdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (DI) bakal memperkenalkan varian baru dari produk pesawat  sayap tetapnya berupa CN-235 Gunship. Pesawat yang dipasangi persenjataan itu diproyeksikan bisa dikenalkan ke publik pada pertengahan 2019. Menurut Direktur Produksi PT DI, Arie Wibowo, langkah pengembangan pesawat tersebut juga sekaligus untuk menangkap peluang pasar mengingat BUMN Strategis itu akan mengikuti tender di Thailand. "Royal Thai Navy meminta yang bisa dipasang semacam peluncur roket, kita ikut tendernya, kita punya pengalaman," tandasnya di sela-sela penandatanganan kontrak pengadaan 17 heli Kemenhan di Bandung, Rabu (9/1). PT DI mempunyai pengalaman membangun variasi sejenis pada saat ikut membangun CN-235 Meltem milik Turki. Konfigurasinya di antaranya dilengkapi fitur pemasangan rudal atau rocket. Untuk kepentingan dalam negeri, Arie Wibowo menjelaskan bahwa platform CN-235 Gunship bisa ...

TNI AL Tambah Dua KAL Buatan Dalam Negeri

Image
12 Januari 2019 Senjata 20mm di haluan kapal (photo : TNI AL) Jakarta, Gatra.com- TNI Angkatan Laut menambah kekuatan dengan diterimanya dua Kapal Angkatan Laut (KAL) yang diserahkan Direktur PT. Tesco Indomaritim, Jamin Basuki kepada Kadismatal Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro. Selanjutnya kapal diserahkan kepada Asisten Logistik (Aslog) Kasal, Laksamana Muda TNI Mulyadi bertempat di Pantai Mutiara Indah, Jakarta Utara. Kamis, (10/1). Dua KAL produksi dalam negeri itu memiliki spesifikasi panjang 28 meter, lebar 6,20 meter dan mampu mengangkut 15 ABK. Kapal dilengkapi dengan satu buah senjata mitraliur 20 mm berada di haluan dan dua buah senjata 12,7 mm di buritan. Kapal berbahan pelat aluminium alloy 5083-H116 dan aluminium alloy 6061.  Aslog Kasal dalam amanatnya menyampaikan bahwa, penyerahan dua unit KAL 28 M dengan nama KAL Limboto dan KAL Wayabula, kepada Lanal Gorontalo dan Lanal Morotai dengan tujuan KAL yang diserahkan tersebut, dapat dipergunakan untuk menjaga keam...

Konfirm, PT PAL Menangkan Kontrak 4 Kapal Perang Tipe KCR 60 untuk TNI AL

Image
09 Januari 2019 Kapal Cepat Rudal KCR-60M (photos : BUMN, PAL) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pada tahun anggaran 2019 memesan 4 unit kapal perang tipe Kapal Cepat Rudal 60 Meter (KCR 60 M) dari PT PAL Indonesia. Empat unit tersebut terdiri dari 2 unit KCR 60 dengan paket platform plus sewaco dan 2 unit KCR 60 dengan paket sewaco. Kapal perang ini nantinya akan digunakan oleh TNI AL. Kontrak pembuatan KCR 60 akan dilakukan selama 36 bulan ke depan di galangan milik PT PAL Indonesia di Surabaya. "Kita dapat kontrak 4 unit, untuk pembangunan dan pemasangan senjata," Corporate Secretary PT PAL Indonesia Rariya Budi Harta kepada kumparan, Senin (7/1). Lanjut Rariya, KCR 60 dirancang oleh Divisi Desain PT PAL Indonesia. KCR 60 merupakan kapal perang hasil pengembangan dari kapal perang tipe Fast Patrol Boat (FPB) 57 Meter. Kapal perang tipe FPB 57 awalnya dikembangkan dan diproduksi oleh BUMN perkapalan ini bersama galangan kapal perang luar negeri. Setelah menguasai teknologi ...

Indonesia Signs for Four Additional KCR-60M Fast Attack Craft

Image
04 Januari 2019 Indonesia has acquired four more KCR-60M vessels, the first of which will be delivered in 2021. Additional boats will be part of an overall effort to reconstitute the class for lower-tempo operations  (photo : Berita Daerah) The Indonesian Ministry of Defence (MoD) has placed an order for four more KCR-60M-class fast attack craft with state-owned shipbuilder PT PAL. A contract for the vessels, worth IDR2,800 trillion (USD195 million), was signed on 28 December at the MoD's office in Jakarta, a senior official from PT PAL has confirmed with Jane's . All vessels will be constructed by PT PAL at its facilities in Surabaya. However, unlike contracts for four earlier vessels in the KCR-60M class, the latest order calls for construction work in the 'fitted-for-but-not-with' (FFBNW) configuration for all the vessels' combat effectors including weapons, sensors, and countermeasures systems. Jane's understands that the Indonesian MoD will issue separate c...

Drone Alap-Alap BPPT Raih Sertifikasi Kemhan

Image
04 Januari 2019 Drone Alap-Alap PA-06D (photo : Tempo) Jakarta - Pesawat udara nir awak (Puna) atau drone Alap-Alap yang dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejak tahun 2012, telah berhasil mendapatkan sertifikasi Kementerian Pertahanan (Kemhan). Sertifikasi drone tipe Alap-Alap PA-06D ini diajukan ke Pusat Kelaikan Kemhan sebagai produk militer dengan jenis sertifikat Type Certificate (TC). Proses sertifikasi selama tiga bulan sejak didaftarkan hingga dinyatakan lulus sertifikasi pada Desember 2018. Saat ini Alap-Alap telah mengantongi sertifikasi TC dan sertifikasi kelaikan militer (Certificate of Airworthiness). Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT Wahyu Widodo Pandoe mengatakan, BPPT melakukan perekayasaan Puna jenis taktikal untuk memenuhi kebutuhan nasional dan digunakan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). "Alap-Alap ini mengemban misi pemetaan udara dan surveillance," katanya dalam penyerahan sertifikasi di kan...

Indonesia Resumes Payment for Fighter Development Project

Image
04 Januari 2019 KF-X fighter (photo : ARC Inc) SEOUL (Yonhap) -- Indonesia resumed its payment for South Korea's fighter development project last month after a yearlong delay, Korea Aerospace Industries Co. (KAI), the country's sole aircraft manufacturer, said Wednesday. Late last month, Indonesia's defense ministry paid 132 billion won under a 2016 contract to shoulder 20 percent of the development cost for the KF-X project worth 7.9 trillion won (US$7.05 billion) as part of the country's efforts to procure combat aircraft for its own Air Force. The Southeast Asian country had not made any payments since early 2017, triggering concerns that it could withdraw from the project. "Through the latest payment, we can dispel worries about Indonesia's potential exit from the project, and we expect the country to actively participate," KAI said in a press release. South Korea seeks to locally build the new fighter jet to replace its aging fleet of F-4 and F-5 figh...

Royal Thai Navy Selecs U-1 UAV for Maritime Survellance

Image
03 Januari 2019 RTAF U-1 Unmanned Aerial System by Thai company RV Connex (photo : AAG) Royal Thai Navy has announced to RV Connex Co., Ltd. (RV Connex) Thailand to win the selection of the purchase of an unmanned aircraft system (UAV) for a project to develop a long-term maritime surveillance project with a total of 109,600 Baht ($ 3,355,654). Earlier in the year 2017 The Royal Thai Air Force has ordered the supply of 16 unmanned aircraft systems RTAF U-1 UAV with ground control station system, which is based on the Sky Scout tactical unmanned aircraft system of Thai Connex RV Company. It is one of the supporting sectors of the Thai Navy's for defence industry, by the Royal Thai Navy has developed and procured many unmanned aerial vehicles systems that have been developed in Thailand for continuous use. ( AAG )

Beli Sukhoi-35, Pemerintah Indonesia Incar Kuasai Teknologi Ini

Image
29 Desember 2018 Lini produksi pesawat tempur Su-35 (all photos : Marina Lystseva) Kronologi, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan telah memastikan pembelian pesawat tempur Sukhoi-35 untuk menggantikan F-5 Tiger milik TNI Angkatan Udara. Salah satu yang ditekankan dalam kontrak pembelian pesawat canggih generasi 4,5 dari Rusia itu adalah terkait dengan transfer of technology (ToT) yang akan didapatkan oleh Indonesia. Ketua Bidang Transfer Teknologi dan Offset Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Laksamana Muda (Purn) Rahmad Lubis, mengungkapkan, ada dua teknologi yang akan ditekankan oleh pemerintah Indonesia dari kesepakatan kontrak pembelian Sukhoi-35. Dua teknologi itu, sebut Lubis, yakni di bidang pemeliharaan dan juga produksi komponen dari pesawat tempur Sukhoi-35 tersebut. “Jadi untuk pengganti pesawat F-5 Tiger dalam hal ini Sukhoi-35, kita akan minta ToT untuk pemeliharaan, kemudian produksi komponen,” kata Lubis di kantor Kemhan, Jakarta, Juma...

Uji Dinamis Pengembangan Roket Jarak 100 Km Ground to Ground/R-Han 450 Tahap II-III

Image
29 Desember 2018 R-Han 450 merupakan roket darat-ke-darat dengan jarak 100 km dan kecepatan 4,7 Mach (photo : IMF) Garut - Balitbang Kemhan dalam hal ini yang terkait Puslitbang Alpalhan melaksanakan uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 tahap II-III di Balai Uji Teknologi LAPAN Pamempeuk Garut, Jawa Barat. Uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 tahap II-III disaksikan oleh Kabalitbang Kemhan Dr. Anne Kusmayati, Ses Balitbang Kemhan Laksma TNI Ir. A. Budiharja Raden, Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Abdullah Sani, Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti, GM Divisi Migas PT. Dahana Bapak Heri Heriswan, Kabid Matra Darat Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Inf Setya hari, S.H., para pejabat di lingkungan Kemhan dan TNI, tim uji dinamis dari PT. LAPAN serta personel yang terkait. Kegiatan diawali sambutan pertama oleh Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti, kemudian sambutan kedua oleh Kabalitbang Kemhan Dr. Anne K...

More Order for Austal from US Navy

Image
28 Desember 2018 Independence class Littoral Combat Ships (photo : Oen Hammonds) Austal Awarded LCS 36 and 38 AUSTAL (ASX: ASB) is pleased to announce that the United States Department of Defence has awarded Austal USA a contract to build two additional Littoral Combat Ships (LCS) for the US Navy fleet. This brings the total of new LCS orders booked in calendar year 2018 to four ships. For competition reasons the US Navy has not announced the actual contract value but has stated that award is under the congressional cost cap of US$584 million per ship. “This latest order from the US Navy is a tremendous endorsement of Austal’s unique aluminium trimaran and further evidence of the important role Austal plays in building the United States Navy” Austal CEO, David Singleton said. “We have been very successful, winning two Littoral Combat Ships per annum in competitions in each of the last three US Government financial years. This has been achieved as a result of a highly focused and su...

US Army Picks BAE and GD For MPF Light Tank Prototypes: Upstart SAIC Is Out

Image
23 Desember 2018 BAE Armored Gun System.(photo : BAE) The Army picked its two traditional armored vehicle manufacturers, General Dynamics and BAE Systems, to build contending prototypes for its Mobile Protected Firepower light tank, the service announced today. Each company will get up to $376 million to build 12 prototypes, with delivery starting in 14 months and testing in 16. In 2022, the Army will pick a final winner to build a planned 504 vehicles. Cut from the competition today was upstart SAIC and its Singaporean partner STK. It’s the second swing and a miss for SAIC, which lost the Marine Corps Amphibious Combat Vehicle to BAE earlier this year. SAIC has a strong record on roadside-bomb resistant trucks — the famous MRAPs — but its efforts to break into the market for full-scale armored fighting vehicles have been rebuffed so far. Instead, the Army’s turned to its traditional vendors, with a $375.9 million award to BAE and $335 million to General Dynamics Land Systems. A Mo...

Batan Kembangkan Cat Khusus Anti Deteksi Radar

Image
22 Desember 2018 Cat khusus yang dikembangkan Batan membuat Alutsista di Indonesia tidak bisa terdeteksi radar.  Batan akan menguji coba penggunaan cat khusus anti radar tersebut pada pertengahan Januari 2019. (photo : pagepower) Bogor - Kepala Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Prof Dr Ridwan mengatakan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di Indonesia dapat tidak terdeteksi radar lewat penggunaan cat spesifik yang dikembangkan BATAN. "Kita bisa memasuki daerah pertahanan lawan tanpa diketahui lawan caranya dengan kita membuat sistem pertahanan kita tidak terlacak oleh radar," kata Ridwan kepada wartawan dalam acara Ekspose Produk Inovasi sebagai Capaian Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Jawa Barat, Rabu (19/12). Dia mengatakan pihaknya telah mengembangkan bahan cat anti radar untuk kapal. "Kita menghasilkan cat anti radar yang sudah berhasil," ujarnya. Cat tersebut dibuat dengan menggunakan 85 persen bahan l...

Purwarupa Kedua N219 Sukses Uji Terbang Perdana

Image
22 Desember 2018 Purwarupa pesawat kedua N219 melaksanakan flight test untuk pertama kalinya, Jumat (21/12/2018). (photos : PT DI) BANDUNG, KOMPAS.com – Purwarupa pesawat kedua N219 melaksanakan flight test untuk pertama kalinya, Jumat (21/12/2018).  Uji terbang dilakukan oleh pilot perempuan, Captain Esther Gayatri Saleh selaku Chief Test Pilot PT Dirgantara Indonesia (DI). Dia didampingi oleh Captain Ervan Gustanto sebagai first officer (FO).  “(Uji terbang ini), jauh lebih baik dari sebelumnya. Ada improvement lebih besar di sini. Salah satunya flight control improvement”, ujar Esther dalam keterangan resmi, Jumat (21/12/2018).  Purwarupa pesawat kedua N219 ini take off dari Bandara Husein Sastranegara pukul 07.50 WIB dengan lama penerbangan sekitar 20 menit.  Pesawat terbang di atas Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat menuju ke arah Sukabumi, kemudian mendarat dengan baik pada pukul 08.10 di Bandara Husein Sastranegara.  Kepala Divisi Pusat Teknologi PT ...

2022, Pesawat N219 Amfibi Uji Terbang

Image
21 Desember 2018 N219 versi amfibi (image : Detik) FAJAR.CO.ID, BOGOR – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan pesawat perintis N219 Amfibi yang akan dikembangkan pada 2019 diperkirakan akan mulai uji coba terbang pada 2022. “Begitu selesai pengembangan float dan peningkatan basic pesawat, maka pada 2022 mulai flight test (uji coba penerbangan),” kata Kepala Pusat Teknologi Penerbangan Lapan Gunawan Setyo Prabowo dalam Sosialisasi Hasil Feasibility Study Pengembangan N219 Amfibi di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan Lapan di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/12). Gunawan mengatakan setelah sertifikasi penerbangan untuk pesawat N219 pada 2019, maka pengembangan pada pesawat N219 Amfibi akan dimulai. Pada dua tahun pertama yakni 2019-2020 akan dilakukan pengembangan float yang berguna untuk menganti roda agar pesawat dapat mengapung di atas permukaan air. Project Manager Pesawat N219 Amfibi Budi Sampurno menuturkan pada pengembangan pesawat amfibi itu, juga akan...